Suatu hari ada seekor Singa yang sedang tdur dengan lelapnya. Pada saat itu juga datanglah seekor tikus kegirangan, berjalan dan berjingkrak-jingkrak di atas kepala si raja hutan alias Singa. Dan sepontan saja membuat Singa terbangun dari tidurnya dengan muka yang menunjukkan kalau dia sangat marah atas tingkah laku si Tikus. Saking marahnya, si Singa langsung mencengkeram si Tikus untuk dibunuhnya. Lalu si Tikus itu menangis dan meminta ampun atas apa yang diperbuatnya. Sampai-sampai membuat Singa iba dan tidak tega untuk membunuhnya, dan akhirnya dilepaslah tikus itu.
Dua hari kemudian setelah kejadian tersebut, Si Raja Hutan terjebak di dalam jaring (perangkap) yang memang dipasang oleh para pemburu. Kemudian Singa itu mengaum dengan kerasnya pertanda bahwa ia membutuhkan petolongan, sampai terdengarlah auman tersebut oleh Tikus. Dengan bergegas Tikus menghampirinya untuk menyelamatkanya dari perangkap para pemburu, seraya berkata, "Jangan takut wahai Singa, aku akan menyelamatkanmu....!!!".
Dengan cepat Tikus menggigit tali-tali jaring itu dengan giginya yang amat tajam dan akhirnya putuslah tali jaring tersebut dan keluarlah Singa dengan keadaan selamat dan ia tak berhenti mengucapkan banyak terima kasih kepada si Tikus, sembari berkata, "Aku tidak menyangka hewan kecil lagi lemah sepertimu bisa mempunyai kekuatan untuk melakukan apa yang tidak bisa ku lakukan".
Dengan tersenyum Tikus menjawab, " Jangan kamu meremehkan (menghina) seseorang, karena setiap orang itu mempunyai kelebihan (keistimewaan) .
Mutiara Hikmah:
- Kita dibenarkan menuntut keadilan sehingga orang yang bersalah kepada kita memperoleh pembalasan yang setimpal, tetapi sesungguhnya memaafkan itu lebih baik di sisi Allah.
- Janganlah sekali-kali kita merendahkan orang lain yang kelihatan rendah atau hina, karena setiap orang memiliki kelebihan atau keistimewaan.



Google
Facebook
Twitter
del.icio.us
Blogger
My Site