Pembelajaran di jam nol (0) atau pukul 06.30 s/d 07.30 digelar, hingga jam-jam tambahan di sore hari juga dilaksanakan. Itulah di antara program intensif yang disiapkan sekolah untuk para siswa kelas VI dalam rangka sukses UASBN. Selain program di atas, siswa kelas VI juga dijadwalkan mengikuti sejumlah kegiatan try out untuk 3 mata pelajaran yang diujikan: IPA, Bahasa Indonesia, dan Matematika.
Untuk semester genap ini, program intensif UASBN akan terasa signifikan sekali, yaitu peningkatan jam pembelajaran untuk 3 mata ujian dan mengurangi porsi pelajaran lain. Jam pembelajaran yang semula 6 jam tatap muka per minggu, akan ditingkatkan menjadi 10 hingga 12 jam pembelajaran per minggu. Dengan penambahan jam sebanyak ini, hampir dipastikan setiap hari para siswa akan dihadapkan pada pendalaman 3 mata pelajaran tersebut.
Sementara mata pelajaran lain yang dikurangi jamnya ini, pada semester ganjil telah sebagian besar disampaikan ke siswa, di samping memang jumlah KD-KD yang ditargetkan untuk kelas VI memang relatif lebih sedikit bila dibandingkan dengan KD-KD di kelas IV dan V.
Untuk menangani program intensif UASBN, SDMT telah membentuk Tim UASBN yang terdiri atas guru-guru pengajar 3 mata ujian UASBN seperti Ust. Agus Arifuddin Amsa, S.Pd. (IPA), Ust. Ali Mustofa, S.Pd. (Matematika) dan Ustz. Septina Rahmawati, S.Pd. (Bahasa Indonesia). Ketiganya juga merupakan lulusan yang kompeten di mata pelajaran yang diampu. Selain ketiga pengajar ini, Tim juga diback up oleh Drs. Sumaji, M.Pd. ahli Matematika Unmuh Ponorogo yang juga turun langsung membina para siswa memperdalam Matematika.
Selain program-program yang bersifat formal akademis, sekolah juga menyiapkan sejumlah program pembekalan yang bernuansa emosional spriritual bagi siswa, yang biasanya diberikan ketika UASBN hendak datang menjelang. Semoga sukses. Amin.
| Comments |
|



Google
Facebook
Twitter
del.icio.us
Blogger
My Site