Program Full Music Digital
Keadaan ideal ini dicoba untuk diterapkan di SDMT Ponorogo. Sekalipun pembelajaran musik secara formal masih terbatas pada aspek Seni Musik pada mata pelajaran Seni Budaya dan Ketrampilan (SBK/Kertakes), secara non formal pembelajaran musik di SDMT Ponorogo dikembangkan melalui banyak program, seperti program ekstrakurikuler drumbband, panggung eks-presi dan dalam kehidupan sekolah sehari-sehari. Setiap hari musik diperdengarkan secara full dari ketika siswa datang hingga pulang. Program full music di SDMT Ponorogo dikemas menjadi satu dengan program kendali (pengatur) kegiatan harian yang diinstal secara digital (otomatis). Berikut ini ulasan secara singkat tentang Program Full Music Digital SDMT Ponorogo.
Program yang Multifungsi
Program Full Music Digital adalah program aplikasi komputer yang dipadukan dengan soundsystem yang diinstalasikan di lingkungan sekolah guna mengendalikan secara otomatis kegiatan pembelajaran, memutar musik-musik edukatif serta mengontrol kegiatan pendidikan secara menyeluruh dari sejak kedatangan siswa ke sekolah sampai dengan pulang sekolah.
Dalam prakteknya Program Full Music Digital memiliki banyak fungsi, antara lain:
- Musik instrumen (yang halus dan dinamis yang diperdengarkan secara rutin) saat KBM berlangsung dapat memberikan rangsangan pada otak siswa.
- Menghadirkan suasana ceria dan gembira di lingkungan sekolah, sehingga siswa bisa lebih betah di sekolah, apalagi di fulldays school.
- Memberikan pesan-pesan moral secara efektif kepada siswa ketika siswa dalam kondisi istirahat/sedang bermain.
- Sistem ini berfungsi sebagai pengganti lonceng atau bel listrik penanda waktu di sekolah yang dioperasikan secara manual.
- Mengontrol kegiatan secara otomatis, sehingga meminimalisir kurang disiplinnya pelaksanaan KBM karena faktor human error (keterlambatan atau kelupaan petugas memencet bel/memukul lonceng).
- Sistem ini berfungsi sebagai sarana memasyakatkan bahasa Arab dan Inggris dalam rangka perintisan bilingual school.
- Sistem ini berfungsi sebagai sarana menghidupkan komunikasi verbal antara sekolah dan siswa (peringatan dengan bahasa isyarat seperti bel/lonceng diganti dengan bahasa tutur).
Operasional Program
Pada intinya Program Full Music Digital SDMT Ponorogo adalah pemutaran file-file musik secara digital (otomatis) yang dilakukan oleh program komputer yang telah diinstal/disetting secara rapi dan terschedule.
File-file musik itu diputar secara full dan nonstop dari saat kedatangan siswa (pukul 06.30 WIB) hingga kepulangan siswa (pukul 14.00 WIB). Mengingat kegiatan siswa yang bervariasi seperti “kegiatan pembelajaran” yang membutuhkan keheningan, “jam istirahat dan makan” yang membutuhkan suasana ceria, serta “jam sholat-mengaji” yang membutuhkan suasana khidmat, maka file-file musik yang diputar pun diatur dan disetting sedemikian rupa. Secara garis besar rangkaian file-file lagu (track) yang diputar secara digital ini terdiri atas 3 bagian:
1. File-file peringatan 3 bahasa (Arab-Inggris-Indonesia) , a.l. seperti : peringatan selamat datang, peringatan masuk kelas, peringatan istirahat, peringatan sholat, peringatan makan siang, peringatan pergantian pelajaran, dan peringatan upacara.
“Tanbihan ‘alaa kulli tholibin wa tholibah anna alaihil khuduur ilaa fushuulihim ‘aajilan likaunit-ta’liim saybtada’ul aan !!!!
It’s time to begin the teaching and learning process, get in the class sooner !!!!
Kegiatan belajar mengajar telah dimulai, siswa-siswi dimohon untuk masuk ke kelas masing-masing dengan segera !!!!”
File-file peringatan semacam ini berbunyi secara otomatis sesuai jadwal yang telah disusun. File-file peringatan inilah yang berfungsi sebagai pengganti bel listrik maupun lonceng. Dengan peringatan-peringatan otomatis semacam ini, keterlambatan memencet bel atau memukul lonceng karena faktor human error dapat diatasi.
Di samping berfungsi sebagai pengganti lonceng, peringatan yang diputar dalam 3 bahasa ini juga berfungsi sebagai sarana mengenalkan bahasa Inggris dan Arab kepada para siswa. Peringatan yang sebelumnya dan pada umumnya berupa isyarat bel atau lonceng, kini telah berganti dengan peringatan verbal diucapkan dalam bahasa yang lebih ‘manusiawi’ yang bisa dicerna dan dipahami untuk memupuk kesadaran berdisiplin (tidak sekedar stimulus yang harus dihafal, dimasukkan ke dalam alam bawah sadar untuk kemudian direspon dengan tindakan: Teori Behaviouristik)
2. File-file musik instrumen, antara lain seperti : Album musik instumen: Mozart & Bethovent, Power of Love, Heart of Summer, Soft Kitaro, Soft Kenny G, dsb.
File-file musik instrumen inilah yang sering disebut sebagai musik perangsang perkembangan otak. Dalam musik terdapat beberapa komponen penting yaitu harmoni, melodi, dan ritme. Semua komponen tersebut menghasilkan gelombang serta warna suara yang berbeda-beda, gelombang tersebut sampai di telinga kita dan diterjemahkan oleh otak kita, yang seterusnya akan memberikan sensasi rasa nyaman, semangat, maupun kesedihan (tergantung alunan musik yang kita dengar). Musik adalah elemen yang dibutuhkan oleh jiwa kita agar tetap dalam keadaan seimbang, dan faktanya sebagian besar orang yang suka mendengar musik klasik, memiliki kemampuan mengontrol emosi yang lebih baik. Musik semacam inilah di SDMT Ponorogo yang ‘selalu’ diperdengarkan kepada siswa ketika proses pembelajaran tengah berlangsung.
3. File-file musik bersyair, antara lain seperti album lagu anak: English children songs, Sakha, cinta Islam, kumpulan lagu Pramuka, lagu kebangsaan, lagu Muhammadiyah, AFI Yunior, dsb.
Sedikit berbeda dengan musik instrumen yang diperdengarkan ketika proses pembelajaran berlangsung, maka musik-musik bersyair disajikan ketika anak sedang istirahat atau ketika waktu makan. Musik-musik ini lebih bersifat ceria, mengandung syair-syair yang menghibur dan berisi nasehat-nasehat yang mendidik. Tentunya dalam pemilihan lagu tetap mempertimbangkan jenis lagu anak-anak karena anak-anak merupakan segmen pendengar utama. Sebut saja lagu ”Sepohon Kayu” yang syair-syairnya mengajak anak-anak untuk giat sembahyang; ”Aku Bisa” yang mendorong anak untuk selalu optimis; ”Andaikan aku punya sayap” yang membangkitkan imajinasi anak dan dorongan membahagiakan orang tua; ”Terima Kasih Guruku” yang membukakan mata hati anak betapa besar peran guru dalam hidup mereka; dan sederet lagu yang lain senantiasa diperdengarkan ke telinga siswa-siswi SDMT Ponorogo ketika mereka istirahat. Kebiasaan mendengar lagu-lagu edukatif semacam ini tidak mungkin tidak memberikan efek sama sekali pada diri anak, sebab pembiasaan yang baik (sekalipun hanya dari pendengaran) bisa menanamkan suatu hal yang positif pada jiwa anak. Semoga!
4. File-file ayat-ayat dan hadist-hadist pilihan, antara lain seperti : ayat-ayat dan hadist-hadist: tauhid kepada Allah, patuh orang tua, berakhlaq terpuji, sopan, adab makan, adab bicara, dsb.
Selain diperdengarkan musik-musik bersyair yang edukatif dan riang ketika jam istirahat atau makan, siswa-siswi juga diperdengarkan rekaman-rekaman hadist-hadist pendek dan praktis tentang adab harian. Hadist-hadist Rasulullah SAW tersebut dilafalkan oleh siswa-siswi SDMT Ponorogo sendiri, yang direkam dan diperdengarkan kepada teman-teman mereka sendiri berselingan dengan musik-musik ceria ketika jam istirahat. Selain menjadi bagian target materi (sehingga mempermudah anak-anak menghafal), memperdengarkan hadist-hadist ini mengingatkan para siswa secara praktis agar selalu memperhatikan adab mereka. Misalnya hadist ”Laa yasyrobanna ahadukum qooiman” mengingatkan anak untuk tidak makan dengan berdiri; Hadist ”Idza akala ahadukum falya’kul biyamiinihi...” mengingatkan anak untuk makan dengan menggunakan tangan kanan tidak tangan kiri; begitu seterusnya. Begitu lantunan ayat-ayat suci secara lembut diperdengarkan mengiringi kegiatan sholat dhuha dan zhuhur siswa serta ketika kegiatan mengaji pagi dilaksanakan.
Demikianlah program full music SDMT Ponorogo yang disetting secara utuh untuk mendukung proses pembelajaran, pendidikan dan kegiatan sehari-hari sekolah. Materi-materi lagunya yang terpilih, edukatif, sesuai dunia anak, serta pemutarannya yang disesuaikan dengan konteks kegiatan diharapkan benar-benar dapat memberikan konstribusi pada peningkatan semangat belajar siswa, perkembangan jiwa mereka, dan peningkatan mutu proses dan hasil pembelajaran. Amin



Google
Facebook
Twitter
del.icio.us
Blogger
My Site